www.pidiejaya.co.nr

WEBSITE MASYARAKAT PIDIE JAYA SE JABODETABEK DAN SEKITARNYA

Masyarakat Pidie Jaya di Jakarta Jl. Raya Lenteng Agung no.18,Lenteng Agung,Jagakarsa,Jakarta Selatan  Telp. 78845567, Hp. 0811 905683 (Alauddinsyah), 08161908281 (M. Natsir) URL: http://www.pidiejaya.co.nr/ Email:bamuspidiejaya@gmail.com;pidiejaya.jkt@gmail.com

    Guru Harus Jadi Panutan Masyarakat

    Share

    Indra

    Jumlah posting : 10
    Join date : 15.04.09

    Guru Harus Jadi Panutan Masyarakat

    Post by Indra on Tue 29 Jun 2010 - 18:14

    Guru Harus Jadi Panutan Masyarakat
    * Dana BOS jangan Diarahkan Beli Buku
    sumber : http://www.serambinews.com/news/view/33684/guru-harus-jadi-panutan-masyarakat
    Pidie Jaya
    MEUREUDU-Guru bukan hanya bertugas mendidik anak di sekolah, tetapi juga harus menjadi panutan bagi warga sekitar. Sikap dan perilaku seorang guru harus menjadi contoh dan teladan dalam masyarakat. Hal tersebut diutarakan Bupati Pidie Jaya (Pijay) Drs HM Gade Salam, dalam sambutannya seusai melantik puluhan kepala sekolah (kepsek), pengawas pada SMA/SMP dan SD/TK di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga kabupaten setempat, Jumat (25/6). Pimpinan lembaga pendidikan formal di wilayahnya juga diimbau tidak arogan serta menghindari sifat egois.

    Sekarang ini, kata Gade Salam, rakyat Pijay sedang mempertaruhkan mutu atau kualitas pendidikan pada Dikpora. Belakangan, marwah pendidik mulai luntur. Begitu pula terhadap kepercayaan yang nyaris hilang. Fenomena itu terjadi, lantaran sikap dan tindak tanduk guru yang sudah tidak lagi pada tempatnya. Fakta membuktikan, ada sejumlah guru yang malas bertugas. Ia hanya datang ke sekolah sebentar lalu dengan beragam alasan, kemudian minta izin pada kepsek ada keperluan yang mendesak. Padahal, kata bupati, ketika ditelusuri, itu hanya sandiwara belaka. “Keseharian lebih banyak menghabiskan waktu di tempat lain semisal main domino,” ulas bupati sembari mengaku ia sendiri sudah pernah menemukan oknum guru dimaksud.

    Gade Salam juga meminta para pendidik di wilayahnya untuk menghargai diri sendiri agar guru akan dihormati masyarakat. Jika sebaliknya, maka sampai kapan pun guru yang bersangkutan tetap saja begitu kondisinya, malah menjadi cercaan orang. Kepada pengawas diminta untuk benar-benar mengawasi guru yang bertugas. Jangan mencari kesalahan, tetapi bagaimana upaya kesalahan itu bisa diperbaiki.

    Jangan diarahkan
    Menyangkut dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disalurkan pemerintah setiap tahun, Bupati Pijay menginginkan untuk digunakan sesuai petunjuk, terutama yang dinilai mendesak sesuai musyawarah dewan guru. Jadi, jangan ada kepsek yang sengaja mengarahkan dana tersebut kepada hal-hal tertentu, semisal membeli buku. “Guru jangan memaksa dana BOS untuk beli buku,” kata Gade Salam. Penegasan itu perlu disampaikan pada forum, lanjut Gade Salam, karena selama ini ditemui adanya sejumlah kepsek yang sengaja mengarahkan uang itu untuk beli buku. “Bukan itu tugas pendidik. Tugas guru mengajar,” katanya.

    Menyangkut masalah ini, Kadis Pendidikan dan Olahraga setempat diminta perhatian serius. Ke depan, kalau ada permainan semacam itu pihaknya tak segan-segan mengambil tindakan. Tercatat 45 orang yang dilantik, masing-masing 35 orang menduduki jabatan kepsek, enam orang sebagai pengawas, dan empat orang guru biasa. Drs Ilyas Ansari, Kepsek SMPN 1 Meureudu yang kini telah pensiun, sebagai penggantinya ditunjuk Cut Rosnizar SPd. Sementara pengganti M Jakfar Ben, Kepsek SDN 1 Blang Kuta yang kini sudah almarhum, diangkat Zakaria Arsyat SPd.