www.pidiejaya.co.nr

WEBSITE MASYARAKAT PIDIE JAYA SE JABODETABEK DAN SEKITARNYA

Masyarakat Pidie Jaya di Jakarta Jl. Raya Lenteng Agung no.18,Lenteng Agung,Jagakarsa,Jakarta Selatan  Telp. 78845567, Hp. 0811 905683 (Alauddinsyah), 08161908281 (M. Natsir) URL: http://www.pidiejaya.co.nr/ Email:bamuspidiejaya@gmail.com;pidiejaya.jkt@gmail.com

    Protes Calon Penerima Bantuan - Puluhan Warga Jangkabuya Datangi DKP

    Share

    Hidayatullah
    Admin Utama
    Admin Utama

    Jumlah posting : 48
    Join date : 14.04.09
    Age : 45
    Lokasi : Ulee Gle-Pidie Jaya

    Protes Calon Penerima Bantuan - Puluhan Warga Jangkabuya Datangi DKP

    Post by Hidayatullah on Thu 4 Nov 2010 - 14:45

    Sumber: http://www.serambinews.com/news/view/41732/puluhan-warga-jangkabuya-datangi-dkp

    Puluhan petani tambak asal Kecamatan Jangkabuya, Pidie Jaya, Rabu (27/10) mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. Mereka protes terhadap calon penerima bantuan pemerintah yang dinilai tidak sesuai fakta. Menanggapi tuntutan tersebut, Kadis Kelautan berjanji segera turun untuk meninjaunya.

    Kedatangan petani tambak yang berjumlah sekitar 27 orang menjelang pukul 11.00 WIB itu, sempat menjadi tanda tanya sejumlah warga gampong setempat termasuk para nelayan dan muge ikan yang kebetulan sedang berada di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Balek Dayah Kleng. Setelah mengetahui persoalan, kemudian warga pun berlalu.

    Mereka datang dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah 15 orang yang datang duluan langsung diterima Kadis Kelautan dan Perikanan Pijay, Drs Syahruddin. Rombongan berikutnya tiba setengah jam kemudian juga langsung dipersilahkan masuk ke ruang kadis.

    Awalnya, suasana tampak agak memanas. Mereka yang datang berasal dari sejumlah desa antara lain, Jurong Ara, Jurong Tengah, Jurong Minje, Keude Jangkabuyta, Gampong Cot dan Gampong Meunasah Lueng.

    Lima dari puluhan petani tambak bertindak sebagai juru bicara. Mereka mempertanyakan keabsahan calon penerima bantuan pengembangan sumberdaya perikanan di wilayahnya. Dari 40 orang anggota yang tertera di empat kelompok calon penerima, sebagiannya adalah sama sekali bukan petani tambak.

    Juru bicara dalam pertemuan tersebut antara lain, Agus Hasan, Fauzi Yunus, Azhar Adam dan Samsul. Disinyalir, ketua kelompok sengaja mencantumkan nama yang memang tidak mengelola usaha pertambakan sebagai calon penerima bantuan karena faktor lain semisal yang bersangkutan adalah anggota keluarganya. Sementara orang yang benar-benar berusaha di bidang tersebut bahkan sebagai pemilik lahan justru ditinggalkan.

    Seharusnya, tambah Samsul, pemerintah mengarahkan bantuan tersebut benar-benar kepada para petani tambak dengan jalan melakukan pendataan secermat mungkin. Tetapi kenyataan di lapangan mereka yang tidak berusaha di bidang tersebut, tetapi justru didaftar sebagai calon penerima bantuan.

    “Saya sendiri tidak tercantum di daftar itu,” kata Tarmizi M Syah, Keuchik Jurong Teungoh Jangkabuya dengan nada kesal. Fauzi Yunus bersama rekannya Agus Hasan dalam keterangannya kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Pijay meminta kejelasan, sejauh mana kebenaran nama-nama yang tertera pada daftar calon penerima, sementara yang bersangkutan bukan petani tambak.

    Disebut-sebut, kata Fauzi, bantuan itu bersumber dari sebuah partai nasional. Sehingga dalam penyalurannya mereka sengaja mengarahkan kepada pendukungnya. Umumnya lahan tambak berada di kawasan Jangkabuya Barat.

    Menanggapi persoalan tersebut, Kadis DKP Pijay, Syahruddin berjanji, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan peninjauan ke lapangan. Jika apa yang dilaporkan itu ternyata benar atau nama yang tersebut di daftar sama sekali bukan petani tambak, maka akan dilakukan pendataan ulang dengan cermat.

    Dengan demikian, bantuan mencapai ratusan juta itu tepat sasaran. Khabarnya bantuan yang disalurkan itu bukan dalam bentuk uang kontan, tapi berupa benur bandeng, benur udang dan rumput laut

    Hidayatullah
    Admin Utama
    Admin Utama

    Jumlah posting : 48
    Join date : 14.04.09
    Age : 45
    Lokasi : Ulee Gle-Pidie Jaya

    Re: Protes Calon Penerima Bantuan - Puluhan Warga Jangkabuya Datangi DKP

    Post by Hidayatullah on Mon 8 Nov 2010 - 15:49

    DKP Pijay Akan Lakukan Pendataan Ulang
    Sumber : http://www.serambinews.com/news/view/42443/dkp-pijay-akan-lakukan-pendataan-ulang
    MEUREUDU - Menindaklanjuti keinginan petani tambak di Kecamatan Jangkabuya, Pidie Jaya (Pijay) yang akhir Oktober lalu mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pijay untuk memprotes nama-nama calon penerima bantuan, pihak DKP bersama unsur Muspida setempat, Jumat (5/11) mengadakan pertemuan dengan 80 petani tambak di aula Kantor Camat Jangkabuya.

    Hasilnya, dalam waktu dekat tim dibantu tokoh masyarakat setempat akan melakukan verifikasi atau pendataan ulang terhadap calon penerima bantuan dimaksud. Pertemuan diawali dengan penyampaian beberapa kebijakan pemerintah terhadap pembangunan sektor perikanan di Pijay. Salah satu program yang akan dilaksanakan disana pada tahun 2010 ini adalah pemberian bantuan sumberdaya perikanan kepada petani tambak.

    Kadis DKP setempat, Drs Syahruddin, mengaku terkejut tatkala mengetahui bahwa calon penerima bantuan sebagaimana tertera pada daftar yang disampaikan kepadanya itu fiktif. Bukti fiktif atau hanya beberapa orang saja yang dinyatakan benar sebagai petani tambak, menyusul timbulnya protes warga dari sejumlah desa ke kantornya, Rabu (27/10) lalu.

    Menyikapi kasus tersebut, kala itu pihak dinas berjanji akan segera turun ke Jangkabuya untuk melakukan pendataan ulang. Jika benar nama yang tercantum pada daftar yang diajukan itu sama sekali bukan petani tambak, maka tim akan mencoretnya.

    Karenanya, sebelum tim verifikasi turun ke lapangan, pihak dinas terpaksa melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan petani tambak untuk menjelaskan beberapa hal yang selama ini dinilai tidak semua warga mengetahuinya. Terutama menyangkut sumber bantuan yang akan disalurkan kepada petani tambak Jangkabuya.

    Drs Syahruddin, Kadis DKP mengatakan, bantuan itu bukan berasal dari salah satu partai. Pihak dinas perlu meluruskan hal itu, karena sebelumnya beredar kabar dalam masyarakat bahwa, total dana Rp 240 juta untuk tambak seluas 10 hektare itu berasal dari salah satu partai.

    “Bantuan itu bukan dari salah satu partai,” tegas Syahruddin sembari menambahkan, hanya saja kebetulan yang datang ke Aceh tempo hari adalah anggota Komisi IV DPR-RI dari Partai Demokrat.

    Pertemuan antara petani tambak dengan Kadis DKP yang berlangsung sekitar dua jam itu bertujuan untuk mencari solusi terbaik. Karena, bisa jadi kalau terjadi keributan apalagi mengarah ke hal-hal yang tak diingini, maka bisa jadi proyek percontohan itu dialihkan ke kabupaten/kota lain di Aceh. Tentu saja akan merugikan petani itu sendiri.

    Musyawarah disertai dengan tanya jawab berlangsung tertib dan lancar. Kendati awalnya suasana sedikit agak tegang, namun belakangan kembali normal. Kesimpulannya, kedua belah pihak menyetujui aturan main sebagaimana yang diatur pemerintah. Dan, dalam waktu dekat tim dibantu tokoh masyarakat setempat akan melakukan verifikasi/pendataan ulang terhadap calon penerima bantuan dimaksud. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan petani tambak asal Kecamatan Jangkabuya, akhir Oktober 2010 lalu mendatangi DKP di Meureudu. Mereka protes terhadap calon penerima bantuan pemerintah yang dinilai tidak sesuai fakta